JAKARTA - Selain cercaan, terdakwa kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, Antasari Azhar juga menerima dukungan. Keluarga dan kolega sudah pasti yang memberikan dukungan tersebut.
Berbeda dengan apa yang terlihat pada sidang pembacaan duplik Antasari kali ini. Seorang nenek Hj Nurmila Harahap terlihat serius mengikuti jalannya sidang. Perempuan yang mengaku petugas kebersihan Gedung DPR/MPR/DPD ini mengaku mengikuti sidang Antasari sejak awal.
"Meski tidak enak badan atau hujan, saya tetap datang. Saya hanya ingin melihat apakah masih ada keadilan di negara ini," kata Nurmila di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jumat (31/2/2010).
Nurmila menjelaskan, selama ini Antasari menjadi penegak keadilan di Indonesia. Sebaliknya, sekarang dia justru menjadi terdakwa.
"Saya ke sini juga untuk menyampaikan pada Antasari bahwa nasib baik berpihak pada yang membela kebenaran. Saya juga ingin menyampaikan salam dari sopir dan kondektur angkutan umum yang memberikan doa," beber Nurmila.(fmh)
Minggu, 31 Januari 2010
Seorang Nenek Semangati Antasari
Sabtu, 30 Januari 2010
Parah? Banyak Batik China Berlabel Lokal di Solo
SOLO - Batik Indonesia kembali mendapat guncangan. Jika sebelumnya batik Indonesia sempat diklaim sebagai budaya asli Malaysia, kini batik buatan China dipasarkan dengan mengganti label lokal.
Ini terjadi di Pasar Klewer , Solo, Jawa Tengah. Alhasil, reaksi keras pun muncul dari Yayasan Batik Indonesia.
Salah Seorang Anggota Yayasan Batik Indonesia, Diana Hariyad mengatakan penggunaan label itu menunjukan bukti lemahnya pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap produk batik yang merupakan ciri khas Indonesia dan sudah diakui dunia.
"Ini tidak perlu terjadi bila pemerintah memberikan proteksi terhadap batik,"papar Diana dalam jumpa pers di wisma Wuryodiningratan, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jumat (5/2/2010).
Diana menjelaskan peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam kasus ini. Seharusnya pemerintah mengambil langkah membagi-bagi produk mana saja yang bisa masuk ke Indonesia dengan bebas,dan produk-produk mana yang merupakan ciri khas bangsa Indonesia.
Dia mencontohkan Malaysia. Di sana pemerintah setempat gencar mempromosikan negarannya merupakan surga bagi produsen produk dari negara lain untuk memasarkan prudaknya di Malaysia. Namun sebelum dijual, seluruh barang dikelompokan terlebih dahulu.
"Apalagi kalau yang dijual di Malaysia adalah sarung, sudah pasti akan ditolak masuk," jelasnya.
Pasalnya, tambah Diana, sarung dianggap ciri khas Malaysia dan hanya boleh dikerjakan di Malaysia. Sedangkan negara lain hanya diperbolehkan menjual dalam bentuk kain.
Sebenarnya, lanjut Dian, Yayasan Batik Indonesia telah bertemu langsung dengan Menteri Perdagangan pada lebaran lalu. Namun saat pertemuan tersebut, warning yang diutarakan yayasannya tidak mendapatkan respon dari pemerintah.
"Lah Menterinya hanya memikirkan nama baiknya saja, warning yang kita sampaikan tentang kekhawatiran pengrajin batik terhadap batik China tidak mendapatkan respon apa-apa,ya sudah," kesalnya.(Bramantyo/Trijaya/kem)
Jumat, 29 Januari 2010
sms valentine – sms ucapan selamat hari valentine
Valentine day merupakan istilah yang sangat akrab dan suatu momentum yang sangat dinanti-nantikan oleh para remaja-remaja dan pemuda-pemudi untuk mengekspresikan hasrat kasih sayang mereka. Hari yang diabadikan setiap empat belas Februari ini, senantiasa disambut dan dirayakan oleh kawula muda sebagai bagian dari bentuk manifestasi rasa cinta dan kasih sayang.
Padahal, kalau dilacak atau ditelusuri akar historis valentine day ini, maka akan tanpak secara jelas, betapa gelar dan hari yang diabadikan sebagai simbol keagungan dan kesucian cinta ini, sangat paradoks dalam pemaknaan cinta yang sesungguhnya.
Terlebih lagi itu kalau dihubungkan dengan konsep ajaran Islam. Sulit memang untuk kita bayangkan, jika bangsa yang berpenduduk mayoritas umat Islam ini, kalau kemudian Valentine day ini begitu semarak dirayakan, khususnya oleh kalangan remaja-remaja kita, baik secara terbuka (terang-terangan) maupun secara terselubung.
Jika saja mereka yang merayakannya, adalah yang belum mengenal atau mengetahui tentang bagaimana akar sejarah Valentine day ini, sedikit masih dapat ditolerir akan kekeliruannya yang membuatnya berdosa dengan turut merayakannya.
Meskipun itu tidak seharusnya dilakukan karena Islam sangat menegur bagi orang-orang yang melaksanakan suatu tindakan yang belum tahu dasar hukumnya secara jelas. Tetapi yang paling sangat ironis, jika para remaja-pemuda muslim yang turut serta merayakannya padahal ia sudah tahu secara jelas, tentang bagaimana asal-usul pengabdian fragmen sejarah Valentine day ini.
Sebagai seorang remaja dan pemuda Muslim yang tumbuh dengan baik, sejatinya harus benar-benar melihat, mencermati da menyeleksi secara ketat tentang sesuatu hal yang dapat menghambat, menghalangi apalagi mencelakakan dari proses pembentukan jati dirinya.
Tulisan yang sederhana ini, ingin mengajak kita semua untuk turut berperan serta dalam melacak akar sejarah Valentine day dan bagaimana hukum merayakannya dalam kaca mata (perspektif) Islam.
Sepintas Asal-Usul Hari Valentine Day
Uskup Valentin adalah seorang yang dianggap Santo (orang yang dianggap suci untuk agama Katolik) yang menggantikan seorang dewa yang bernama Lupercus sebagai dewa kesuburan, padang rumput dan hewan ternak serta penyayang. Penyembahan dewa Lupercus sudah menjadi bagian tradisi upacara keagamaan Romawi pada masa itu.
Yang paling aneh dari tradisi upacara keagamaan itu diselingi penarikan undian dalam rangka mencari pasangan yang namanya sudah tertulis dalam sebuah kotak undian.
Setelah penarikan undian, maka mereka bebas untuk melakukan hubungan seksual dalam waktu yang sudah ditentukan. Setelah mereka bosan dan sudah terpenuhi kebutuhan nafsu syahwatnya. Mereka pun kembali menarik undian untuk mencari pasangan yang baru lagi, yang kemudian diperlakukan dengan perbuatan yang sama bejatnya. Begitulah tradisi keagamaan ini berlangsung selama berabad-abad.
Setelah Dewa Lupercus meninggal, maka Santo Valentin lah yang menggantikannya sebagai dewa kasih sayang. Tetapi, suatu ketika kekaisaran Romawi memerlukan sejumlah besar tentara yang dipersiapkan untuk berperang.
Oleh karena itu, Kaisan memerintahkan untuk tidak melakukan perkawinan, karena menurut Kaisar dengan melakukan perkawinan para tentara perang dikhawatirkan akan mudah lemah dan tidak bersemangat. Namun, apa yang terjadi! Ternyata Santo Valentin merestui perkawinan terselubung seorang muda-mudi yang telah saling mengikat hubungan cinta. Akan tetapi, restu Santo Valentin dari praktek perkawinan terselubung ini, ternyata diketahui oleh Kaisar.
Akibat dari tindakan Santo ini, akhirnya Kaisar menghukum mati Santo Valentin dengan memancung atau memenggal kepalanya di Roma pada tahun 270 M dan mayatnya dikuburkan di tepi jalan Flamenia.
Baru pada masa Kaisar Constantin (280-337) upacara tersebut kembali didesain dan dimodifikasi dengan penambahan pesan-pesan cinta yang disampaikan oleh para gadis, diletakkan dalam jambangan kemudian diambil para pemudanya.
Kemudian mereka berpasangan dan berdansa yang diakhiri dengan tidur bersama alias zina. Oleh Paus Galasium I seorang pimpinan dewan gereja, pada tahun 494 M mengubah upacara tersebut dengan bentuk rutinitas seremoni porofikasi (pembersihan dosa) dan juga mengubah upacara Lupercalia yang biasanya tanggal 15 Februari menjadi 14 Februari yang secara resmi ditetapkan pada tahun 496 M sebagai Valentin day.
Valentine Day Dalam Perspektif Islam
Setidaknya ada dua dasar pikiran atau pijakan kita dalam melihat dan menentukan, apakah Valentine day dapat diterima dalam ajaran dan tradisi Islam. Dasar pikiran yang pertama, dengan melihat dari segi akar sejarahnya. Dari uraian diatas, jelas bahwa Valentine day bukanlah warisan ajaran peninggalan sejarah para Nabi dan Rasul, melainkan ajaran sejarah Dewa Luparcelia, yang kemudian diteruskan oleh Uskup Santo Valentine salah seorang rahib dalam tradisi agama Katolik pada saat itu.
Sementara dalam perspektif ajaran Islam atau agama-agama hanif (mulai dari Adam sampai dengan Muhammad SAW), bahwa sesuatu pesan baru dianggap sebagai bagian dari ajaran agama ketika pesan ajaran itu disampaikan oleh para Rasul yang kemudian diabadikan oleh wahyu Tuhan.
Di luar dari ketentuan diatas, maka sesuatu perbuatan (apalagi menjadi sebuah momen perayaan) tersebut dianggap menyesatkan dan bisa jatuh kepada hukum syrik.
Dalam hadis Rasul ditegaskan, “Siapa yang menyerupai sesuatu perbuatan kaum, maka ia bagian dari kaum itu”. (HR. Bukhori Muslim) hadis ini merupakan, salah satu pernyataan Rasulullah SAW, yang sangat populer dan sering kita dengarkan yang menuntut kehati-hatian kita dalam melaksanakan suatu sistem ajaran, karena kita akan menjadi bagian dari golongan tersebut.
Firman Allah: “Janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya”. (QS. Al Isra’: 36).
Yang kedua, sistem tata nilai yang terkandung dalam Valentine day jelas sangat bertentangan dengan sistem tata nilai dalam ajaran Islam. Dalam Islam, tidak ditemukan atau diperbolehkan bahkan sangat dilarang keras untuk membangun sebuah pola pergaulan antara pria dan wanita secara bebas.
Karena perbuatan yang demikian telah msuk kedalam kategori zina, yang dalam Islam sangat disuruh menjauhinya. Firman Allah: “Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan seburuk-buruk jalan”. (QS. Al Isra’: 32). Bahkan seorang lelaki dan wanita yang berkhalawat (berdua-duaan) saja, disuruh untuk menjauhinya, karena syetan laknatullah alaih akan menjadi pihak ketiga dari mereka. Keadaan yang demikian akan menjadi peluang bagi mereka untuk melakukan perbuatan keji (zina).
Sangat tidak bisa diterima akal, jika Valentine day diabadikan sebagai simbolisasi keagungan sebuah cinta, namun dalam realitasnya mereka justru mengangkangi dan menodai makna kesucian cinta.
Coba kita bayangkan, dihari itu para pemuda-pemuda larut dalam hura-hura, pergi ketempat-tempat hiburan, saling bermesraan bahkan tak jarang diantara mereka terjerumus untuk melakukan hubungan seksual secara bebas, tanpa adanya sebuah ikatan yang syah menurut ajaran agama.
Dengan mengatas namakan cinta, banyak kemudian para kawula muda justru tidak lagi memiliki masa depan yang ceria dalam kehidupannya. Karena tidak jarang diantara mereka menjadi korban cinta, ditinggalkan oleh mantan kekasihnya, akibat pergaulan bebas yang kadung sudah terlakukan.
Dari dua dasra pikiran diatas, maka jelaslah merayakan Valentine day dalam kaca mata Islam adalah haram. Dengan demikian diharapkan kepada generasi muda Islam untuk tidak terlibat dalam acara atau kegiatan yang menyesatkan ini.
Islam yang sangat kaya akan konsepsi-aplikatif, sangat banyak memberikan aturan-aturan tentang prilaku kehidupan yang bertujuan dalam menempatkan manusia, pada tempat-tempat yang sebaik-baiknya dan semulia-mulianya. Islam sebagai rahmatan lil alamin sudah dijamin oleh Sang Pemilik Alam ini, akan konsepsi ajarannya sebagai ajaran yang mengandung nilai-nilai kebaikan dan kemaslahatan hidup kita di dunia dan akhirat.
Konsep kasih sayang misalnya, Islam sangat begitu jelas, ilegan, humanis, egalitarian, indah dan menyejukkan. Lima belas abad yang lalu Rasulullah SAW, telah menyatakan bahwa: “Tidak beriman seseorang itu, sebelum ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri” (HR Bukhori Muslim.
Budaya barat tidak sedikitpun lebih aplikabel dari sistem ajaran Islam. Valentine day tidak akan dapat menandingi konsep kasih sayang dan pemaknaan cint dari pada Islam, karena Islam menempatkan rasa kasih sayang dan cinta tidak hanya berdimensi kemanusiaan yang bersifat temporal-temporal, melainkan didorong atas dimensi ilhiah yang bersifat universal-universal.
Penutup
Sebagai generasi muda Islam yang baik, tidak seharusnya kita terjebak dengan budaya-budaya barat yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai ajaran Islam yang luhur. Valentine day merupakan salah satu bentuk budaya asing, yang asal-usulnya tidak memiliki hubungan dengan akar sejarah para Rasul-rasul dan sistem ajaran agama-agama hanif (Islam). Jika demikian halnya, sudah sepantasnya kita, tidak ikut-ikutan apalagi sampai berlarut untuk turut merayakannya. (arief)
Kamis, 28 Januari 2010
Nokia Telah Meluncurkan Ovi Suite 2.1 Beta
Baru-baru ini Nokia Beta Labs telah merilis Ovi Suite 2.1 Beta berikut feedback dari para penggunanya. Dengan sebuah daftar komprehensif update melalui versi Ovi Suite sebelumnya termasuk dukungan update bagi aplikasi dan perbaikannya terhadap berbagai bugs yang ada. Aplikasi ini tentunya layak untuk didownload dan dicoba.
Ovi Suite 2.1 Beta adalah versi dari software sinkronisasi Nokia yang memungkinkan Anda mentransfer konten antar perangkat smartphone Nokia dan PC Anda. Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk mengatur foto-foto dan pesan teks, berbagi konten, download maps yang terbaru dan tetap memperbaharui software Nokia Anda.
Berikut feedback terhadap Ovi Suite 2.0. Divisi Nokia Beta Labs yang bertanggung jawab mengembangkan software terbaru dan memproses feedback pengguna yang telah membuat perbaikan bagi Ovi Suite 2.1. Selain itu, Anda juga dapat membuat saran-saran bagi perbaikan versi terbaru dari Ovi Suite.
Ovi Suite 2.1 melibatkan perbaikan bugs yang telah diketahui dengan kehandalan dan kestabilan yg diperbaiki. Nokia Beta Labs juga telah menetapkan dukungannya terhadap Thunderbird 3.0 yang mempersilahkan Anda memilih Thunderbird 3.0 saat sinkronisasi kontak pada Ovi Suite. Versi Ovi Suite terbaru juga dapat membantu mencegah terjadinya crash dan memperbaiki Ovi Maps dan calender sinkronisasi.
Rabu, 27 Januari 2010
Motherboard ASUS Terbaru Telah Pangkas Tingkat Radiasinya
Berdasarkan sebuah survei, rata-rata pengguna komputer dapat terimbas sekitar delapan jam radiasi elektromagnetik setiap hari. Dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan industri teknologi yang lebih aman, baik dalam kaitannya dengan pengguna akhir dan lingkungan, baru-baru ini ASUS telah memperkenalkan jajaran produk motherboard terbarunya. Produk-produknya tersebut diklaim secara efektif mampu memangkas emisi elektromagnetik setengahnya, melalui penggunaan ASUS Protect 3.0 Design. Berkat pengurangan radiasi ini, tidak hanya penggunanya saja yang mendapatkan manfaat dari sebuah lingkungan yang lebih aman dan sehat, melainkan sistem itu sendiri yang mendapatkan peningkatan longevity.
ASUS Protect 3.0 Design tersebut didasarkan pada Desain Xtreme dan fitur cerdas perisai radiasi dan komponen radiasi yang rendah. Dengan demikian, dampak kesehatan yang merugikan pada pengguna dapat dikurangi dan bahkan mampu menghadirkan sistem operasi yang lebih stabil. Protect 3.0 ini menggunakan chip ASUS EPU (Energi Processing Unit), yang dapat mengurangi seluruh sistem konsumsi daya hingga 80,23% yang meliputi: Low Radition Design, Radiation Moat Design dan Anti-Surge Design.
ASUS EPU menawarkan percepatan cerdas dan overclocking, kemampuan yang secara otomatis memberikan kekuasaan yang paling tepat. Hal ini memungkinkan emisi CO2 yang lebih rendah. Menurut pihak ASUS, hingga mencapai 207.430 ton CO2 dapat dihilangkan dengan sepuluh juta motherboard yang menggunakan EPU, yang setara dengan emisi karbon tahunan Australia.
Anti-Surge Desain mendeteksi kondisi Overvoltage di komponen dan mencegah penyebaran gelombang listrik dalam situasi seperti hujan badai atau masa-masa pemberian tenaga yang tidak stabil. Anti-Surge akan segera mematikan aliran listrik dan mencegah kerusakan komponen potensial, yang meningkatkan longevity. Longevity ini lebih lanjut ditingkatkan oleh Low Radiation Circuit Design, yang terkena arus listrik yang melintasi satu sama lain, sehingga membatalkan pembangkitnya. Dengan fitur ini menurunkan radiasi sebanyak mungkin, lalu menuju ke Moat Radiasi Design untuk menghilangkan kebocoran radiasi. Dengan hal ini “secara efektif menghilangkan kebocoran radiasi untuk komponen sekitarnya dengan membatasinya menuju ke daerah yang kecil di sekitar daerah aktifnya.”
Motherboard-moterboard tersebut adalah entry-level Intel dan platform AMD semua. Namun sayangnya, tidak ada LGA 1156/1366 board yang ditampilkan dalam lineup pada saat ini.
Selasa, 26 Januari 2010
Motherboard ASUS Terbaru Telah Pangkas Tingkat Radiasinya
Berdasarkan sebuah survei, rata-rata pengguna komputer dapat terimbas sekitar delapan jam radiasi elektromagnetik setiap hari. Dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan industri teknologi yang lebih aman, baik dalam kaitannya dengan pengguna akhir dan lingkungan, baru-baru ini ASUS telah memperkenalkan jajaran produk motherboard terbarunya. Produk-produknya tersebut diklaim secara efektif mampu memangkas emisi elektromagnetik setengahnya, melalui penggunaan ASUS Protect 3.0 Design. Berkat pengurangan radiasi ini, tidak hanya penggunanya saja yang mendapatkan manfaat dari sebuah lingkungan yang lebih aman dan sehat, melainkan sistem itu sendiri yang mendapatkan peningkatan longevity.
ASUS Protect 3.0 Design tersebut didasarkan pada Desain Xtreme dan fitur cerdas perisai radiasi dan komponen radiasi yang rendah. Dengan demikian, dampak kesehatan yang merugikan pada pengguna dapat dikurangi dan bahkan mampu menghadirkan sistem operasi yang lebih stabil. Protect 3.0 ini menggunakan chip ASUS EPU (Energi Processing Unit), yang dapat mengurangi seluruh sistem konsumsi daya hingga 80,23% yang meliputi: Low Radition Design, Radiation Moat Design dan Anti-Surge Design.
ASUS EPU menawarkan percepatan cerdas dan overclocking, kemampuan yang secara otomatis memberikan kekuasaan yang paling tepat. Hal ini memungkinkan emisi CO2 yang lebih rendah. Menurut pihak ASUS, hingga mencapai 207.430 ton CO2 dapat dihilangkan dengan sepuluh juta motherboard yang menggunakan EPU, yang setara dengan emisi karbon tahunan Australia.
Anti-Surge Desain mendeteksi kondisi Overvoltage di komponen dan mencegah penyebaran gelombang listrik dalam situasi seperti hujan badai atau masa-masa pemberian tenaga yang tidak stabil. Anti-Surge akan segera mematikan aliran listrik dan mencegah kerusakan komponen potensial, yang meningkatkan longevity. Longevity ini lebih lanjut ditingkatkan oleh Low Radiation Circuit Design, yang terkena arus listrik yang melintasi satu sama lain, sehingga membatalkan pembangkitnya. Dengan fitur ini menurunkan radiasi sebanyak mungkin, lalu menuju ke Moat Radiasi Design untuk menghilangkan kebocoran radiasi. Dengan hal ini “secara efektif menghilangkan kebocoran radiasi untuk komponen sekitarnya dengan membatasinya menuju ke daerah yang kecil di sekitar daerah aktifnya.”
Motherboard-moterboard tersebut adalah entry-level Intel dan platform AMD semua. Namun sayangnya, tidak ada LGA 1156/1366 board yang ditampilkan dalam lineup pada saat ini.
Senin, 25 Januari 2010
Notebook Sony Terbaru VAIO E Series Modis Kaya Warna
Kehadiran produk baru di pasar teknologi memang silih berganti. Tak hanya menawarkan teknologi paling mutakhir saja, tapi produk-produk tersebut dikemas secara unik agar menarik perhatian dari calon konsumennya.
Hal inilah yang menjadi strategi yang tengah digeluti oleh pihak Sony, dengan memperkenalkan model terbaru yaitu notebook VAIO E yang tampil modis dan kaya warna.
Saat ini laptop VAIO E series tersedia dalam pilihan warna yaitu Iridescent Blue, Hibiscus Pink, Caribbean Green, Lava Black dan Coconut White. Laptop ini sudah dibundel dengan processor Intel Core i3 ataupun Core i5-520M, memori mencapai 8GB RAM serta kartu grafis 512MB ATI Radeon HD5470.
Laptop Sony VAIO E Series yang berukuran layar monitor 15.5 inchi serta beresolusi 1366×768 widescreen tersebut juga memiliki fitur lainnya seperti built-in MOTION EYE webcam, electro-Static touch pad, 1 ExpressCard slot, 1 SD slot serta 1 Memory Stick slot. Untuk segi konektivitas, laptop ini dapat dihubungkan dengan Bluetooth 2.1+EDR dan WiFi 802.11b/g/n. Sebagai tambahan, laptop ini dilengkapi juga dengan HDMI dan eSATA port. Jika Anda terpukau dengan keindahan warna laptop ini dan ingin memilikinya, maka sudilah Anda untukt merogoh kocek setidaknya 799.99 USD atau sekitar 8 juta rupiah.
Minggu, 24 Januari 2010
Seorang Nenek Semangati Antasari
JAKARTA - Selain cercaan, terdakwa kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, Antasari Azhar juga menerima dukungan. Keluarga dan kolega sudah pasti yang memberikan dukungan tersebut.
Berbeda dengan apa yang terlihat pada sidang pembacaan duplik Antasari kali ini. Seorang nenek Hj Nurmila Harahap terlihat serius mengikuti jalannya sidang. Perempuan yang mengaku petugas kebersihan Gedung DPR/MPR/DPD ini mengaku mengikuti sidang Antasari sejak awal.
"Meski tidak enak badan atau hujan, saya tetap datang. Saya hanya ingin melihat apakah masih ada keadilan di negara ini," kata Nurmila di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jumat (31/2/2010).
Nurmila menjelaskan, selama ini Antasari menjadi penegak keadilan di Indonesia. Sebaliknya, sekarang dia justru menjadi terdakwa.
"Saya ke sini juga untuk menyampaikan pada Antasari bahwa nasib baik berpihak pada yang membela kebenaran. Saya juga ingin menyampaikan salam dari sopir dan kondektur angkutan umum yang memberikan doa," beber Nurmila.(fmh)
Sabtu, 23 Januari 2010
"Presiden Masih Seperti Bayi yang Terus Mengadu"
JAKARTA - Kritikan tajam atas "keluhan" Presiden Susilo Bambang Yudhoyno kepada masyarakat bukan hanya disampaikan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, bahkan mahasiswa menilai Presiden seperti bayi.
"Presiden kita semakin hari bukan semakin baik, tetapi masih seperti bayi yang terus menerus mengadu kepada rakyat. Dari hari ke hari Presiden hanya membela dirinya sendiri bukan masyarakat," kata Ketua Forum Kepemimpinan Pemuda Indoensia, Haris Rusli dalam diskusi bertema “aborsi pansus Century dan rencana menduduki DPR” di Doekoen Coffie, Pancpran, Jakarta, Jumat (23/1/2010).
Hal senada diungkapkan Ketua Front Aksi Mahasiswa UI Urai Zulhendri. Dia menjelaskan sikap tersebut membuat Indonesia seakan tidak memiliki presiden.
"Kita punya presiden tetapi seperti tidak mempunyai pemimpin. Karena perilaku yang ditampilkan presiden tidak mencerminkan sebagai presiden, SBY selalu menbela diri,” tandasnya.
Sementara itu Forum Alumi Perguruan Tinggi Se-Indonesia, Chudri Sitompul menambahkan, penurunan SBY merupakan langkah paling konkret. “Kita menjatuhkan SBY justeru karena sayang dengan bangsa. SBY terlalu mementingkan diri sendiri,“ tukasnya.(kem)